Makalah Basis Data Penjualan Elektronik
ABSTRAK
Basis data merupakan salah
satu komponen terpenting dalam sebuah sistem,karena itu sebaik apapun sebuah
sistem jika tidak baik dalam penyusunan basis data maka sistem yang dibuat bisa
jadi tidak akan berjalan dengan baik. Dalam makalah ini basis data
diimplementasikan dalam sebuah diagram ERD. Penampilan diagram ERD dibuat
sederhana dengan tidak menyisihkan bagian terpenting dari sistem tersebut,
untuk menerangkan fungsi atribut digunakan entitas yang menghubungkan antara
atribut satu dengan atribut lainnya. Dalam satu entitas dibuat Primary Key
dengan memberikan satu prioritas tertinggi dari semua atribut yang ada.
Kardinalitas menunjukan
berapa banyak jumlah entitas yang terdapat dalam sebuah relationship set yang
berasosiasi dengan satu atau beberapa entitas lain. Terdapat beberapa macam
kardinalitas diantaranya hubungan satu ke banyak, yaitu hubungan yang menunjuk
ke banyak entitas dari satu entitas primer. Hubungan satu ke satu, yaitu
hubungan yang menunjuk ke satu entitas sekunder dari satu entitas primer.
Hubungan banyak ke banyak, yaitu hubungan yang menunjuk ke banyak entitas
sekunder dari beberapa entitas primer. Hubungan banyak ke satu, yaitu hubungan
yang menunjuk ke banyak entitas sekunder dari satu entitas primer. Dari sebuah
kardinalitas dapat terjadi agregasi yang merupakan suatu kasus yang menunjukan
hubungan ganda dari satu hubungan yang telah terbentuk agregasi dapat digunakan
saat akan memodelkan sebuah hubungan relasi yang berhubungan dengan relasi
lain/kumpulan relasi.
Untuk membentuk hubungan
yang baik antar entitas maupun relasi harus terdapat keselarasan antara relasi
entitas dan atribut yang digunakan, sehingga dalam pemilihan atribut, entitas
maupun relasi haruslah memperhatikan tujuan utama dalam pembuatan basis data.
BAB I
PEMBUKAAN
PENDAHULUAN
Dalam perkembangannya sudah
tidak dapat dipungkiri bahwa betapa pentingnya basis data dalam sebuah sistem.
Untuk membuat sebuah sistem yang kokoh dan terintegrasi dengan baik dipastikan
akan basis data yang baik pula. Sehingga jika terdapat kesalahan dalam
pembentukan basis data maka sistem yang dibuat akan mengalami masalah bahkan
tidak akan berjalan sama sekali.
Basis data merupakan sebuah
kumpulan wadah penyimpanan data yang didalam sudah termasuk relasi antar tabel
yang disusun menurut aturan yang telah ditetapkan sebelumnya. Makalah ini
menjelaskan bagaimana basis data tersebut dibentuk dan memaparkan beberapa
fungsi dari basis data yang telah terbentuk. Dalam pengimplementasiannya basis
data menggunakan 2 macam kardinalitas, yaitu banyak ke banyak, banyak ke satu.
Terdapat satu agregasi yang menghubungkan relasi “membeli” antara ‘customer’
dan ‘barang’ dengan relasi “Direkap” dari ‘Rekap_penjualan’.
Dari basis data yang telah
dibuat diharapkan dapat membentuk sistem yang terintegrasi dengan baik sehingga
dapat diimplementasikan secara nyata dalam kehidupan sehari-hari.
LATAR BELAKANG MASALAH
Elektronik merupakan salah satu bidang yang dinamis
selalu berkembang setiap zamannya. Dapat dilihat dari semakin meluasnya
industri elektronik dalam sebuah masyarakat luas. Tapi semakin bertambahnya
minat tersebut tidak dibarengi dengan sistem basis data yang ada. Sistem basis
data sekarang ini hanya menangani berbagai produk-produk dengan produksi dalam
jumlah massal sehingga elektronik dapat perhatian lebih dalam pengelolaannya.
Melihat semakin
bertambahnya minat mayoritas masyarakat terhadap elektronik. Dan penanganan
basis data yang kurang baik, maka kami memilih untuk membuat sendiri sistem basis
data untuk sebuah toko elektronik, sehingga tidak lagi terabaikan bidang yang
sedang berkembang pesat tersebut.
RUMUSAN MASALAH
Melihat
beberapa hal yang melatarbelakangi keadaan elektronik yang semakin diminati
maka, kami mengambil beberapa masalah yang didasari kepada :
1.
Kurangnya penanganan dalam pengimplementasian sistem basis data yang telah ada.
2.
Tidak adanya sistem yang bisa secara cepat dan effisien mengatasi permasalahan
sistem basis data secara menyeluruh.
BATASAN MASALAH
Karena terdapat banyak jenis elektronik, Maka dari itu kami hanya membataskan
pekerjaan kami hanya memantau jenis – jenis elektronik yang sedang famous (
popular ) pada saat ini.
TUJUAN
Penulisan
makalah ini dilakukan dalam mencapai tugas yang telah diberikan sesuai dengan
ketentuan dan syarat-syarat yang diajukan oleh dosen pembimbing. Dalam
pengerjaannya makalah ini telah menerapkan prinsip-prinsip standar dalam
pembuatan makalah. Tujuan keseluruhan dari pembuatan tugas ini adalah :
1.
Menambah pengetahuan dalam penanganan sistem basis data untuk sebuah toko elektronik
2.
Menerapkan sistem basis data dalam mengatasi permasalahan yang ada dalam toko elektronik.
3.
Memberikan solusi yang tepat, efektif dan effisien untuk permasalahan
pengimplementasian basis data dalam toko elektronik.
BAB
II
PEMBAHASAN
ER Model
| Add caption |
Oracle
Oracle
Database merupakan sistem manajemen basis data berlandaskan relasional antar
objek yang diproduksi dan dipasarkan oleh Oracle corp. Dibuat dengan
menggunakan tiga bahasa, yaitu assembly, C dan C++ language dan tersedia dengan
berbagai bahasa. Sistem basis data oracle terdefinisi secara terstruktur oleh
SID (alphanumeric system identifier) yang terdiri dari paling
tidak satu instance dalam sebuah aplikasi bersama dengan tempat
penyimpanan data.
Oracle menelusuri penyimpanan data komputer dibantu dengan informasi yang
terekam dalam tablespace system. Tablespace system berisi kamus
data, index dan kluster-kluster. Kamus data tersusun atas tabel-tabel unik yang
menyampaikan informasi yang
tersimpan dalam semua objek yang ada di dalam data base.
tersimpan dalam semua objek yang ada di dalam data base.
ER
Table
Tabel ER disesuaikan dengan
diagram ER yang telah dibuat sebelumnya, mulai dari tabel ‘customer’ dengan PK
“id_customer” yang berelasi satu kebanyak dengan tabel ‘membeli’ yang memiliki
PK “id_membeli”. Tabel ‘membeli’ juga berelasi dengan tabel ‘barang’ dan tabel
‘RekapPenjualan’ untuk hubungan banyak ke satu, tabel ‘barang’ juga memiliki
relasi satu ke banyak dengan tabel ‘menyediakan’ dan tabel ‘kategori’. Dengan
hubungan banyak ke satu tabel ‘menyediakan’ berelasi dengan tabel ‘suplier’,
dan juga tabel ‘kategori’ berelasi banyak ke satu dengan tabel ‘lokasi’.
Uji Tabel
Sebelum menguji
tabel kita harus tahu konsep tabel, yaitu sebagai berikut.
Tabel merupakan
blok dasar yang paling umum digunakan dalam sistem basis data, atau disebut
juga
dengan relasi.
Komponen tabel terdiri dari beberapa kolom yang ditandai dengan jenis
atribut.
Perpotongan antara
baris dan kolom disebut nilai atribut. Tujuan penggunaan tabel adalah
untuk
menyederhanakan
logika pandangan terhadap data. Beberapa kententuan-ketentuan dalam
penyusunan sebuah
tabel adalah sebagai berikut [Waliyanto2000]:
a. Urutan baris
diabaikan, sehingga pertukaran baris tidak berpengaruh pada isi informasi
tabel.
b. Urutan kolom
diabaikan serta identifikasi kolom dibedakan dengan jenis atribut.
c. Tiap
perpotongan antara baris dan kolom berisi atribut tunggal
d. Tiap baris
dalam tabel harus dibedakan,
sehingga tidak ada dua baris atau lebih dalam tabel
mempunyai nilai
atribut yang sama secara keseluruhan.
Tabel yang
memenuhi ketentuan ini disebut dengan tabel normal, jika belum maka dilakukan
proses normalisasi.
Uji tabel yaitu
pengujian tabel dengan menggunakan normalisasi. Normalisasi adalah
pengorganisasian data untuk memenuhi kebutuhan pemakai. Untuk uji Normalisasi
kami menyediakan sampai normalisasi ke-3.
Normalisasi ke-1
Syaratnya :
Tidak boleh ada atribut
yang sama
Dalam satu field tidak
boleh ada nilai ganda.
Solusi :
Pisahkan atribut yang
mempunyai nilai ganda